BERITA Balitek DAS

Peta Daerah Rawan Longsor, Deteksi Dini Bencana Longsor

Balitek DAS (Solo, 12/04/2017)_Longsor merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang menimbulkan banyak kerugian. Untuk meminimalisir dampak tersebut, maka perlu dilakukan pemetaan daerah rawan longsor. Hal ini merupakan salah satu upaya deteksi dini bencana longsor yang sering terjadi di Indonesia

Hal ini diungkapkan oleh Pranatasari Dyah Susanti, S.P, M.S., dan Arina Miardini, S.Hut., M. Sc., Peneliti Balai Litbang Teknologi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (Balitek DAS) Solo dalam artikelnya yang berjudul "Analisis Tingkat Kerawanan dan Teknik Mitigasi Longsor di Sub DAS Merawu" pada Prosiding Seminar Nasional Geografi UMS 2016.

"Sub DAS Merawu merupakan bagian dari DAS Serayu yang terletak di Kabupaten Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah," kata Santi, panggilan akrab Pranatasari Dyah Susanti, S.P, M.S.

Bahkan bencana longsor yang sering terjadi di Kabupaten Banjarnegara ini menimbulkan kerugian yang tidak sedikit. Berdasarkan data dari bbc.com, bencana longsor di Kab. Banjarnegara pada 24-25 Maret 2016 telah menyebabkan 9 (Sembilan) rumah rusak dan 281 warga mengungsi.

Untuk mengetahui kerawanan longsor di Sub DAS Merawu, Arina mencoba untuk membuat peta rawan longsor dengan menggunakan overlay 4 parameter, yaitu: lereng, hujan, penggunaan lahan dan ...... Selengkapnya



Jurnal Ilmiah, Icon Instansi

Balitek DAS (Solo, 07/04/2017) Jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh suatu instansi memegang peranan penting, dan bahkan bisa menjadi icon instansi tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Dr. Nur Sumedi, Kepala Balai Litbang Teknologi Pengelolaan (Balitek) DAS Solo saat memberikan arahan pada Rapat Persiapan Penerbitan Jurnal Penelitian Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (JPPDAS), di Ruang Rapat Balitek DAS Solo, Rabu (05/04).

"Jurnal sangat penting di mata saya, seharusnya di mata peneliti juga. Saya harapkan kita bisa launching jurnal kita pada tanggal 28 April 2017," kata Sumedi.

Sumedi juga berharap JPPDAS nanti bisa menjadi rujukan bagi semua, baik nasional mapun internasional. Sumedi menyadari bahwa untuk mencapai asa tersebut tidaklah mudah. Perlu komitmen yang kuat, terutama internal redaksi dan pengelola jurnal serta mekanisme yang tepat.

"Ini merupakan pra pioneer (awal). Jadi kita berjuang bersama. Ada hambatan. Kita harus belajar dan kita tetap berjalan," tegas Sumedi.

Ini adalah kesempatan dan berikan yang terbaik. Yang utama penuhi dahulu ...... Selengkapnya



Teknologi Agrosilvofishery Teknologi Tepat Pengelolaan Lahan Gambut Dangkal

Balitek DAS (Solo, 04/04/2017) Teknologi tepat untuk pengelolaan lahan gambut dangkal yang berbasis masyarakat serta ramah lingkungan adalah teknologi agrosilvofishery. Teknologi ini menjadi pilihan untuk perbaikan pola pemanfaatan lahan gambut yang telah dipraktekkan oleh masyarakat.

Hal ini diungkapkan oleh Agung Wahyu Nugroho, Peneliti Balai Litbang Teknologi Pengelolaan (Balitek) DAS Solo, dalam artikelnya berjudul "Pengelolaan Lahan Gambut Dangkal dengan Teknik Agrosilvofishery" dalam Majalah Cerdas Volume 2 Nomer 1 Tahun 2016.

"Teknologi agrosilvofishery memberi pilihan pengelolaan lahan gambut berbasis masyarakat yang lebih terpadu dan lebih ramah lingkungan," kata Agung.

Agung menyatakan tidak bisa dipungkiri bahwa dengan pertambahan jumlah penduduk dan kebutuhan hidup maka kebutuhan akan lahan, terutama untuk ...... Selengkapnya











PUBLIKASI

FILM



Berita Terkini