Lakukan Ekspedisi, Tim Balitek DAS Ukur Kedalaman Telaga Warna dan Pengilon

Balitek DAS (Dieng, 05/05/2017) Beberapa Peneliti Balai Litbang Teknologi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (Balitek DAS) Solo telah melakukan ekspedisi dan batimetri atau pengukuran kedalaman Telaga Warna dan Telaga Pengilon di Kawasan Wisata Dieng-Jawa Tengah selama 6 (enam) (26/04 – 01/05).

"Selain mengukur kedalaman telaga, batimetri ini juga berguna untuk mengetahui volume air telaga, sehingga akan membantu dalam pemantauan penggunaan air maupun pengaruh sedimentasi dari dampak pengelolaan Daerah Tangkapan Air (DTA) di atasnya," kata R. Pamungkas BP, salah satu anggota dalam tim tersebut.

Dalam melakukan batimetri, metode yang digunakan adalah membagi luas telaga ke dalam grid dengan jarak 20 m x 20 m pada sistem koordinat UTM.

"Titik perpotongan (x;y) inilah yang akan diukur kedalamannya," tegas Pamungkas.

Sedangkan peralatan yang digunakan, meliputi: peta situasi Telaga Warna dan Pengilon, GPS Mapping, roll meter, tali tambang, fish finder dan seperangkat peralatan perahu (dayung, helm dan pelampung).

"Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa Telaga Warna ternyata lebih dangkal dibandingkan dengan Telaga Pangilon," kata Pamungkas.

Telaga Warna yang relative landai mempunyai titik terdalam berkisar antara 10-16 m. Sedangkan pada tepi telaga atau sekitar pertigaan mushola, gazebo dan sekitar kawah sikendang mempunyai kedalaman antara 0.5 – 1 m.

Pada Telaga Pengilon, bagian tepi kedalamannya berkisar antara 5-7 m. Sedangkan pada bagian tengah berkisah antara 12-18 m. Bahkan ada satu titik semacam palung dengan kedalaman 20 m.

"Semoga informasi ini akan bermanfaat bagi pengelola kawasan TWA Telaga Warna maupun Telaga Pengilon, BKSDA Jawa Tengah, masyarakat sekitar dan wisatawan/pengunjung dan juga kemajuan ilmu pengetahuan," harap Pamungkas.

Dalam melakukan kegiatan batimetri tersebut, Tim Balitek DAS bekerjasama dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) lainnya, yaitu BPKH Yogyakarta dan BPDASHL Pemali Jratun Solo. Selain itu, juga kerjasama dengan BPBD Kabupaten Wonosobo.***DA