Alih Teknologi Monev Dengan Data Minimal

A. Latar Belakang

Daerah Aliran Sungai (DAS) merupakan suatu wilayah alami yang memberikan manfaat produksi serta memberikan pasokan air melalui sungai, air, tanah, dan atau mata air untuk memenuhi berbagai kepentingan hidup baik untuk manusia, flora maupun fauna. DAS juga dapat dipandang sebagai sistem alami yang menjadi tempat berlangsungnya proses biofisik-hidrologis maupun kegiatan sosial ekonomi dan budaya masyarakat yang kompleks. Salah satu sumber daya alam berupa air sangat diperlukan bagi kehidupan seluruh makhluk hidup khususnya manusia, mulai dari untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, pertanian, industri, hingga transportasi.

Terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 37 tahun 2012 tentang Pengelolaan DAS menjadi landasan hukum bagi penyelenggaraan pengelolaan DAS untuk mengkoordinasikan, mengintegrasikan, mensinkronisasikan dan mensinergikan pengelolaan DAS dalam rangka meningkatkan daya dukung DAS. Pengelolaan DAS diselenggarakan melalui perencanaan, pelaksanaan, peran serta dan pemberdayaan masyarakat, pendanaan, monitoring dan evaluasi, pembinaan dan pengawasan serta mendayagunakan sistem informasi pengelolaan DAS.

Monitoring kinerja DAS yang meliputi komponen biofisik, hidrologis, sosial ekonomi, investasi bangunan dan pemanfaatan ruang wilayah DAS merupakan upaya mengumpulkan dan menghimpun data dan informasi yang dibutuhkan untuk tujuan evaluasi kinerja pengelolaan DAS. Monitoring dan evaluasi kinerja DAS ini sangat penting untuk mengetahui apakah tujuan pengelolaan DAS telah tercapai melalui kegiatan pengelolaan DAS yang telah dilakukan dan selanjutnya dapat digunakan sebagai umpan balik perbaikan perencanaan pengelolaan DAS ke depan. Monitoring dan evaluasi wajib dilakukan dalam Pengelolaan DAS baik dalam pemulihan maupun mempertahankan Daya Dukung DAS.

Kegiatan Pemasyarakatan Hasil Litbang perlu dilaksanakan untuk mempromosikan hasil litbang yang telah dihasilkan oleh Balai Penelitian Teknologi Kehutanan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPTKPDAS) kepada masyarakat. Salah satu kegiatan Pemasyarakatan Hasil Litbang adalah melalui penyelenggaraan kegiatan Alih Teknologi "Monitoring dan Evaluasi DAS dengan Data Minimal" sehingga dapat diterapkan oleh para pihak di lapangan.

B. Tujuan, Sasaran Dan Luaran

Tujuan utama penyelenggaraan Alih Teknologi "Monitoring dan Evaluasi DAS dengan Data Minimal" adalah untuk mensosialisasikan monitoring dan evaluasi DAS dengan data yang minimal. Selain itu penyelenggaraan AT ini adalah untuk memasyarakatkan hasil-hasil penelitian di bidang monitoring dan evaluasi DAS untuk diaplikasikan oleh pengguna di lapangan dan memperluas jejaring kerja dengan semua pihak yang tekait di bidang pengelolaan DAS.

Sasaran dari kegiatan alih teknologi ini antara lain:

  • Mensosialisasikan monitoring dan evalusi DAS dengan data minimal kepada para pihak terkait pengelolaan DAS;
  • Mempererat jejaring kerjasama dengan instansi terkait dalam membangun sistem pengelolaan DAS;
  • Menyebarluaskan hasil litbang teknologi pengelolaan DAS.
    Dengan demikian luaran dari kegiatan alih teknologi ini adalah:
  • Tersosialisasinya sistem monitoring dan evaluasi DAS dengan data minimal kepada para pihak terkait;
  • Terjalinnya jejaring kerjasama dengan instansi terkait bidang pengelolaan DAS; dan
  • Tersebarluasnya hasil litbang teknologi pengelolaan DAS

C. Silabus Alih Teknologi "MONEV DAS DENGAN DATA MINIMAL

No Materi Tujuan Total JPL
1. Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan DAS Memperkenalkan kepada peserta tentang manfaat monitoring dan evaluasi secara keseluruhan 1
2. Monitoring dan Evaluasi Lahan Peserta mengetahui tentang tujuan dilaksanakan monev kondisi lahan yakni untuk mengetahui perubahan kondisi daya dukung lahan di DAS terkait ada tidaknya kecenderungan lahan terdegradasi dari waktu ke waktu 1
a.Lahan Kritis Peserta mengetahui bagaimana menghitung persentase luas lahan kritis di DAS 2
b.Penutupan Vegetasi Peserta mengetahui bagaimana menghitung persentase luas lahan berpenutupan vegetasi permanen di DAS yang merupakan perbandingan luas lahan bervegetasi permanen dengan luas DAS 2
c. Indeks Erosi Peserta mengetahui bagaimana menghitung indeks erosi di DAS yang merupakan perbandingan erosi aktual dengan erosi yang diperkanankan. 1
3. Monitoring dan Evaluasi Tata Air Peserta mengetahui kuantitas, kualitas dan kontinuitas air dari DAS/Sub DAS setelah dilaksanakan kegiatan pengelolaan DAS yang meliputi koefisien rezim aliran, koefisien aliran tahunan, muatan sedimen, banjir dan indeks penggunaan 1
a.Koefisien rezim Aliran (KRA) Peserta mengetahui bagaimana menghitung nilai KRA yakni perbandingan antara debit maksimum ( Q maks) dengan debit minimum (Q min) suatu DAS 1
b.Koefisien Aliran Tahunan (KAT) Peserta mengetahui bagaimana menghitung nilai KAT yakni perbandingan antara tebal aliran tahunan (Q,mm) dengan tebal hujan tahunan (P,mm) di DAS atau dapat dikatakan berapa persen curah hujan yang menjadi aliran (run off) di DAS 2
c. Muatan Sedimen - Peserta mengetahui bagaimana proses sedimentasi yakni jumlah material tanah berupa kadar lumpur dalam air oleh air sungai yang berasal dari hasil proses erosi di hulu, yang diendapkan pada suatu tempat di hilir dimana kecepatan pengendapan butir-butir material suspensi telah lebih kecil dari kecepatan angkutannya. 1
- Peserta mengetahui cara menghitung besarnya kadar muatan sedimen
d. Banjir - Peserta mengetahui pengertian banjir yakni debit aliran sungai dalam jumlah yang tinggi, atau debit aliran air di sungai secara relatif lebih besar dari kondisi normal akibat hujan yang turun di hulu atau di tempat tertentu terjadi secara terus-menerus sehingga air tersebut tidak dapat ditampung oleh alur sungai yang ada, maka air melimpah keluar dan menggenangi daerah sekitarnya. 1
- Peserta mengetahui cara menghitung besarnya kadar muatan sedimen
e.Indeks Penggunaan Air - Peserta mengetahui bagaimana menghitung IPA (Indeks Penggunaan Air) dengan 3 cara yakni : 2
1) Perbandingan antara kebutuhan air dengan persediaan air yang tersedia di DAS
2) Perbandingan total kebutuhan air dengan debit andalan
3) Ketersediaan air per kapita per tahun
4. Monitoring dan Evaluasi Sosial Ekonomi Peserta mengetahui perubahan atau dinamika nilai-nilai sosial ekonomi masyarakat sebelum, selama dan setelah adanya kegiatan pengelolaan DAS, baik secara swadaya maupun melalui program bantuan 1
a. Tekanan Penduduk (TP) Peserta mengetahui penghitungan nilai Tekanan Penduduk (TP) yakni perbandingan antara luas lahan pertanian dengan jumlah keluarga petani didalam DAS. 2
b. Tingkat Kesejahteraan Penduduk - Peserta mengetahui penghitungan nilai Tingkat Kesejahteraan Penduduk yakni persentase keluarga miskin atau rata-rata tingkat pendapatan penduduk per kapita per tahun 1
- Persentase keluarga miskin merupakan perbandingan antara jumlah keluarga miskin dengan total keluarga di DAS
c. Keberadaan dan Penegakan Aturan - Peserta mengetahui penghitungan nilai Tingkat Kesejahteraan Penduduk yakni persentase keluarga miskin atau rata-rata tingkat pendapatan penduduk per kapita per tahun 1
- Persentase keluarga miskin merupakan perbandingan antara jumlah keluarga miskin dengan total keluarga di DAS
5. Monitoring dan Evalusi Investasi Bangunan - Peserta mengetahui klasifikasi keberadaan, status/kategori kota dan nilai terkini bangunan air berdasarkan sumber data BPS 2
- Klasifikasi kota - Peserta mengetahui perolehan nila terkini bangunan air seperti waduk, dam, bendungan dan saluran air (dalam rupiah) di DAS
- Klasifikasi Bangunan air
6. Monitoring dan Evalusi Pemanfaatan Ruang Wilayah - Peserta mengetahui perolehan persentase liputan kawasan lindung dan kawasan budidaya 2
- Kawasan Lindung - Peserta mengetahui perolehan persentase liputan vegetasi didalam kawasan lindung yang merupakan perbandingan luas liputan vegetasi di dalam kawasan lindung dengan luas kawasan lindung dalam DAS
- Kawasan Budidaya - Peserta mengetahui perolehan persentase luas lahan dengan kelerengan 0-25 % pada kawasan budidaya yang merupakan perbandingan luas total lahan dengan kelerengan 0-25 % yang berada pada kawasan budidaya dengan laus kawasan budidaya dalam DAS
7. Kondisi Daya Dukung DAS Peserta mengetahui bagaimana mengevaluasi kondisi daya dukung DAS secara terintegrasi dengan 5 kriteria yakni lahan, tata air, sosial ekonomi, investasi bangunan dan pemanfaatan ruang wilayah 1
JUMLAH 25